https://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/issue/feedJurnal Administrasi Bisnis Nusantara2026-01-29T09:04:26+00:00Azuwandri, S.E., M.Siazuwandri24@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong><em>e-ISSN <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220204451140612">2828-1136</a></em></strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong><em>Jurnal Administrasi Bisnis Nusantara</em></strong> terbit pertama kali bulan Januari 2022 dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.</p> <p style="text-align: justify;">Redaktur mengundang para penulis dan peneliti untuk menyumbangkan artikel hasil penelitian atau artikel konseptual dalam bidang Administrasi dan Bisnis. Redaksi berhak mengubah atau memperbaiki tulisan yang dimuat sejauh tidak mengganggu maksud dan isinya.</p> <p style="text-align: justify;">Pendapat yang dimuat dalam jurnal ini sepenuhnya merupakan pendapat penulis artikel atau tidak mencerminkan pendapat penerbit dan penyunting.</p>https://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/282Pengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Beli Produk Frozen Food di Kota Bengkulu2026-01-15T04:30:24+00:00Shinta Wiji Rahayurahayushintawiji@gmail.comYohanes Susantoyohanessusanto31@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak yang signifikan terhadap strategi pemasaran produk, termasuk pada sektor makanan beku (<em>frozen food</em>). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen terhadap produk <em>frozen food</em>. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen produk <em>frozen food </em> di wilayah Kota Bengkulu, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh antara variabel independen (digital marketing) dan variabel dependen (minat beli).Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin optimal penerapan strategi digital marketing, seperti promosi melalui media sosial, kualitas konten digital, dan kemudahan akses informasi produk, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen terhadap produk <em>frozen food</em>. Temuan ini menegaskan bahwa digital marketing memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing dan penjualan produk <em>frozen food</em> di era ekonomi digital.</p>2026-01-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Shinta Wiji Rahayu; Yohanes Susantohttps://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/267Pengaruh Live Streaming Tiktok Dan Review Pelanggan Terhadap Impulsif Buying Dan Kepuasan Pelanggan Studi Pada Konsumen Zainab Collection2026-01-15T04:25:14+00:00Enik Maghfirohmaghfirohenik@gmail.comAni Urwatul Wuskoanieurwah@yudharta.ac.id<p><em>This study aims to analyze the effect of live streaming and customer reviews on impulsive buying and customer satisfaction among Zainab Collection consumers. The research employs a quantitative approach with a sample of 114 respondents obtained through an online questionnaire. Data analysis was conducted using the Partial Least Square (PLS) method with the assistance of SmartPLS 4 software. The results indicate that live streaming has a positive and significant effect on impulsive buying, customer reviews have a positive and significant effect on impulsive buying, live streaming has a positive effect on customer satisfaction, customer reviews have a positive effect on customer satisfaction, and impulsive buying has a positive effect on customer satisfaction. These findings contribute to digital marketing strategies, particularly in utilizing live streaming and customer reviews to enhance consumer satisfaction</em></p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Enik Maghfiroh; Ani Urwatul Wuskohttps://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/240Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, dan Self Assesment System Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor2025-08-02T01:08:59+00:00Nur Ilma Lailahilmalilaa110@gmail.comEko Agus Alfiantoekoagus@yudharta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur seberapa besar pengaruh pemahaman wajib pajak, kesadaran wajib pajak, serta penerapan self-assessment system terhadap kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Kecamatan Gempol dipilih sebagai lokasi studi karena memiliki jumlah objek pajak kendaraan bermotor terbanyak di Kabupaten Pasuruan, namun tingkat kepatuhannya masih tergolong rendah. Fokus penelitian diarahkan pada tiga faktor internal dari wajib pajak, yaitu sejauh mana mereka memahami kewajiban perpajakan, tingkat kesadaran dalam memenuhi kewajiban tersebut, dan tingkat kemandirian dalam proses pelaporan serta pembayaran pajak melalui sistem self-assessment. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 100 responden sebagai sampel. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner langsung kepada responden dan dianalisis menggunakan SPSS Statistics versi 26. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, yang digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel baik secara parsial maupun simultan terhadap tingkat kepatuhan pajak.Temuan Penelitian mengindikasikan bahwa secara parsial, tingkat pemahaman wajib pajak, kesadaran wajib pajak, dan self assessment system berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, ketiga variabel juga memiliki pengaruh yang berarti terhadap kepatuhan wajib pajak, ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah ambang batas 0,05. Temuan ini memperkuat bahwa peningkatan literasi pajak, kesadaran kolektif, dan penguatan sistem mandiri seperti self-assessment merupakan langkah penting dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di daerah, khususnya pada sektor kendaraan bermotor</p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nur Ilma Lailah; Eko Agus Alfiantohttps://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/270Pengaruh Employer Branding, Work Engagement, dan Career Development Terhadap Retensi Karyawan Generasi Z di PT Charoen Pokphand2026-01-15T04:28:02+00:00Lia Latul Munawarohlialatulmunawaroh@icloud.comM. Sulhansulhan@yudharta.ac.id<p><em>Employee retention among Generation Z has become a strategic challenge for companies in the digital era, especially given the dynamics of a younger workforce that demands more than just financial compensation. This generation is known to prefer workplaces with a strong employer image, a supportive work environment, and clear career development opportunities. This study aims to examine the influence of Employer Branding, Work Engagement, and Career Development on the retention of Generation Z employees. A quantitative approach was used, employing a survey method with 20 respondents who are Generation Z employees at PT Charoen Pokphand. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through multiple linear regression using SPSS version 26. The F-test results show that the independent variables collectively have a significant influence on employee retention, with an F_calculated value of 917.798 and a significance value of 0.000. Partial test results also indicate that each variable individually has a significant effect. Employer Branding recorded a t_calculated value of 4.219 (p = 0.000), Work Engagement at 3.764 (p = 0.001), and Career Development at 3.840 (p = 0.000). These findings suggest that an effective retention strategy cannot rely on a single factor but must integrate employer image, strong employee engagement, and well-structured career development programs. The study concludes that a holistic approach to human resource management is essential for sustainably retaining talented young employees</em></p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Lia Latul Munawaroh; M Sulhanhttps://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/266Pengaruh Brand Personality, Perceived Quality, dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian (Study pada Konsumen Beli Kopi Kecamatan Pandaan)2026-01-29T09:04:26+00:00Mohammad Aziz Akbarmazizakbar19@gmail.comM. Sulhansulhan@yudharta.ac.id<p><em>This study aims to determine the influence of Brand Personality, Perceived Quality, and Word of Mouth on Purchase Decisions among Belikopi consumers in Pandaan District. This research uses a quantitative approach with a survey method through questionnaire distribution. The population in this study consists of Belikopi consumers, with a total sample of 107 respondents selected using purposive sampling technique. The data used is primary data and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS.</em></p> <p><em>The results of the study show that: Brand Personality, Perceived Quality, and Word of Mouth has a positive and significant partial effect on Purchase Decision; and Simultaneously, Brand Personality, Perceived Quality, and Word of Mouth have a significant effect on the Purchase Decision of Belikopi consumers</em></p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mohammad Aziz Akbar; M. Sulhanhttps://jurnal.stiabengkulu.ac.id/index.php/jabn/article/view/239Pengaruh Kemandirian Kerja, Soft Skill dan Kesiapan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Generasi Z (Studi Pada Karyawan Generasi Z di PT Ray Chain Shoes Indonesia Pasuruan)2025-08-02T01:07:39+00:00Etna Ligana Miskiyaetnaliganamiskiya@gmail.comEko Agus Alfiantoekoagus@yudharta.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur pengaruh Kemandirian kerja, Soft skill dan Kesiapan kerja terhadap kinerja karyawan generasi Z. PT Ray ChaiN Shoes Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi sepatu dan sandal yang banyak memperkerjakan tenaga kerja dari generasi Z, meskipun generasi Z dikenal memiliki karakteristik posistif seperti melek teknologi, multitasking dan mandiri, namun fenomena dilapangan menunjukkan bahwa tidak semua karyawan generasi Z menunjukkan kinerja yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada faktor internal yang diduga memengaruhi kinerja yaitu kemandirian kerja, soft skill dan kesiapan kerja. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan jumlah sebanyak 95 responden. Data primes dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Form dengan analisis regresi linier berganda menggunakan Software SPSS Statistics Versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kemandirian kerja, soft skill, dan kesiapan kerja masing-masing berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan generasi Z dibuktikan dengan hasil Uji T yang menunjukkan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dibuktikan dengan hasil Uji F memperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan, khususnya di kalangan generasi Z.</p> <p> </p>2026-01-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Etna Ligana Miskiya; Eko Agus Alfianto