Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Sosialisasi dan Penyuluhan Tata Kelola Administrasi Desa Sri Kuncoro

Penulis

  • Herlinda Reski Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Halmet Julianto Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Desita Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Sri Suharti Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Romdana Romdana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.56135/jsm.v5i1.313

Kata Kunci:

administrative governance, public services, appropriate technology, village empowerment, capacity building

Abstrak

Desa Sri Kuncoro menghadapi tantangan dalam tata kelola administrasi berupa kapasitas teknis perangkat desa yang rendah, keterbatasan akses informasi bagi masyarakat, dan ketergantungan pada sistem pencatatan manual. Kondisi ini berpotensi menurunkan kepercayaan publik dan menghambat pembangunan desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tata kelola administrasi desa melalui program terpadu yang mengintegrasikan sosialisasi konseptual dengan pelatihan praktis penerapan teknologi digital tepat guna. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi untuk membangun kesadaran dan pelatihan intensif berbasis experiential learning, yang fokus pada penguasaan perangkat seperti spreadsheet bertemplate, pencatatan keuangan digital, sistem kearsipan sederhana, dan Google Form. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme peserta, yang merefleksikan pergeseran paradigma dari pendekatan tradisional ke profesional berbasis regulasi. Disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil membangun infrastruktur transformatif berupa tools, skills, dan team, serta meningkatkan kinerja administrasi perangkat desa dan pengelola BUMDES. Untuk keberlanjutan, disarankan penyusunan SOP tertulis, pembentukan tim pemantau, dan pengembangan modul lanjutan sesuai kebutuhan.

Referensi

Abdullah, D. S., Rofiqoh, H., & Maula, N. (2025). Inovasi Digital Desa : Implementasi Chatbot WhatsApp untuk Layanan Informasi Publik. 6(3), 2914–2925.

Badan Pusat Statistika Kabupaten Bengkulu Tengah. Kependudukan dan Migrasi. 2024.

Kolb, D. A. (2013). Experiential Learning : Experience As The Source Of Learning And Experiential learning : experience as the source of learning and development. December.

Maryam, N. S. (2016). JIPSi. VI(1), 1–18.

S. Lestari. (2021). Efektivitas Pendampingan Intensif dalam Membangun Kapasitas Administrasi Perangkat Desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9 (1), 23–24.

Wicaksono, Aries, V., Lella, A. I., Hm, F., Nurafifah, I., Saddan, H. A., Purwanti, A., Siska, M. L., Hertati, H., Sri, W., Nur, O., Safkaur, S., Eka, A. E. :, Saprudin, S. E., & Ak, M. (2022). TEORI AKUNTANSI Penulis. www.globaleksekutifteknologi.co.id

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

Reski, H., Julianto, H., Rahayu, D., Suharti, S., & Romdana, R. (2026). Peningkatan Pelayanan Publik Melalui Sosialisasi dan Penyuluhan Tata Kelola Administrasi Desa Sri Kuncoro. Jurnal Semarak Mengabdi, 5(1), 25–30. https://doi.org/10.56135/jsm.v5i1.313

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>