Aparatur Desa Pintar pakai AI : Teknik Prompting dan Editing untuk Pelayanan dan Administrasi Desa yang Profesional (Fokus Penggunaan AI Claude)

Penulis

  • Devi Marjoyo Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Desita Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Herlinda Reski Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Siti Yuningsih Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Septi Rindawati Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu
  • Rudi Hartono Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.56135/jsm.v5i2.378

Kata Kunci:

Artificial Intelligence, Prompt Engineering, Editing Techniques, Village Administration, Digital Literacy, Community Service.

Abstrak

Pelayanan dan administrasi pemerintahan desa sangat erat dengan pekerjaan berbasis teks : surat dinas, notulen rapat, laporan kegiatan, narasi APBDes, pengumuman warga, hingga konten media sosial desa. Beban kerja ini sering kali memakan waktu dan menuntut keterampilan menulis formal yang belum merata dimiliki perangkat desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur Desa Pematang Tiga Lama dalam memanfaatkan kecerdasan buatan, khususnya asisten AI Claude, untuk mempercepat dan merapikan pekerjaan administrasi melalui dua keterampilan inti: teknik penyusunan perintah (prompting) dan teknik penyuntingan (editing).

Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang memadukan ceramah, demonstrasi langsung, praktik mandiri, serta tanya jawab. Materi disusun dengan kerangka mudah diingat, yaitu rumus PETAF (Peran, Esensi, Tujuan, Acuan, dan Format) sebagai panduan menyusun prompt yang jelas dan lengkap, dilengkapi contoh-contoh prompt siap pakai untuk konteks desa serta penekanan kuat pada etika dan verifikasi.

Hasil kegiatan menunjukkan respons dan antusiasme peserta yang baik, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam sesi praktik dan tanya jawab. Peserta memperoleh pemahaman dasar mengenai cara mengakses AI, menyusun prompt yang baik, menyunting hasil secara bertahap, serta sikap kritis untuk selalu memverifikasi hasil sebelum dokumen digunakan secara resmi. Laporan ini juga memuat refleksi yang jujur atas keterbatasan kegiatan antara lain durasi yang singkat, keragaman literasi digital peserta, dan kendala konektivitas disertai rekomendasi pendampingan lanjutan agar manfaatnya berkelanjutan.

Referensi

Anthropic. (2025). Claude Pusat Bantuan dan Dokumentasi Resmi. Diakses dari https://support.claude.com.

Azuwandri, A., Al Hidayat, R., Putra, M. B. E., Rahayu, D., & Fhikri, R. (2025). Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan Tanjung Iman Kabpaten Kaur Melalui Pelatihan Administrasi Digital Berbasis Aplikasi Canva. Jurnal Semarak Mengabdi, 4(2), 107-112.

Dwiyanto, A. (2018). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Yogyakarta, Indonesia: Gadjah Mada University Press.

Hardiansyah. (2018). Kualitas pelayanan publik: Konsep, dimensi, indikator, dan implementasinya (Edisi revisi). Yogyakarta, Indonesia: Gava Media.

Indrajit, R. E. (2016). Electronic government: Konsep pelayanan publik berbasis internet dan teknologi informasi. Yogyakarta, Indonesia: Andi.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung, Indonesia: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, R. (2021). Kebijakan publik di negara-negara berkembang. Yogyakarta, Indonesia: Pustaka Pelajar.

Osborne, D., & Gaebler, T. (1992). Reinventing government: How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector. Reading, MA: Addison-Wesley.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Sutabri, T. (2014). Pengantar teknologi informasi. Yogyakarta, Indonesia: Andi.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIA Bengkulu. (2025/2026). Materi Pelatihan Digitalisasi Desa: Aparatur Desa Pintar Pakai AI Teknik Prompting dan Editing untuk Pelayanan dan Administrasi Desa yang Profesional. Bengkulu: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bengkulu.

Turban, E., Pollard, C., & Wood, G. (2018). Information technology for management: Driving digital transformation to increase local and global performance, growth and sustainability (11th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

Marjoyo, D., Rahayu, D., Reski, H., Yuningsih, S., Rindawati, S., & Hartono, R. (2026). Aparatur Desa Pintar pakai AI : Teknik Prompting dan Editing untuk Pelayanan dan Administrasi Desa yang Profesional (Fokus Penggunaan AI Claude). Jurnal Semarak Mengabdi, 5(2), 121–126. https://doi.org/10.56135/jsm.v5i2.378

Terbitan

Bagian

Artikel